Rabu, 04 Mei 2016

JURNAL PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN

Edit Posted by with No comments
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA SENI BUDAYA SEMESTER GANJIL KELAS X SMK MUHAMMADIYAH 2 KEDIRI TAHUN 2011/2012

Surya Achmad Akbar, Universitas Negeri Malang



ABSTRAK: Secara umum tujuan Diharapkan dengan penelitian ini dapat menjadi referensi  pemanfaatan  teknologi khususnya   pemanfaatan   medi pembelajaran berbasis komputer dalam peningkatan kualitas belajar mengajar saat ini. Diharapkan dengan penelitian ini dapat menjadi referensi pemilihan media pembelajaran sebagai alat  bantpenyampaian  materi  sesuai  dengan  tujuankondisi  siswa  dan  sesuai dengan kondisi sekolah tersebut untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di Sekolah, sedangkan secara khusus tujuan penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi   sekola berhubunga pemiliha media   pembelajaran Pendekatan   yang digunakan  pada  penelitian  ini adalah  pendekatan  penelitian  kualitatif,  sedangkan jenis penelitian  yang digunakan dalam  penelitiaini adalah  penelitian  deskriptif studi analisis. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan Bahwa jenis media pembelajaran berbasis komputer pada matapelajaran seni budaya kelas X semester gajil di SMK Muhammadiyah 2 Kediri merupakan penyesuaian kemampuan manipulatif media pembelajaran dengan metode pembelajaran dan karakter materi pendidikan seni. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer pada matapelajaran seni budaya kelas X di SMK Muhammadiyah 2 Kediri Memanfaatkan kemapuan manipulatif media pembelajaran berbasis komputer dalam penyesuaian media pembelajaran terhadap metode pembelajaran dan karakter materi pendidikan seni. Sedangkan pemanfaata fungsi media pembelajaran berbasis komputer merupakan pemanfaatan media pembelajaran dalam mengkondisikan kelas dengan karakter siswa yang negatif.


Kata Kunci : Pemanfaatan, Media pembelajaran berbasis komputer.


Teknologi pendidikan semakin berkembang dengan ditemukan metode-metode pembelajaran yang baru dan pemanfaatan media berbasis komputer digunakan sebagai sarana pendukung pendidikan. Hal ini dijelaskan oleh Arsyad Bahwa perkembangan ilmu pengetahuan mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar (Arsyad, 1997:2). Lebih dari itu, penggunaan media berbasis komputer dan komunikasi berkembang seiring perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat saat  iniContoh nyata  fenomenini adalah peluncuran situs  dilengkapi  fitur  chatting di
SMPN 1 Malang untuk mengantisipasi dampak negatif dari perubahan pola pergaulan anasaat ini.

Pemanfaatan media berbasis komputer dinilai lebih ekonomis dan lebih realistis digunakan dalam menunjang pendidikan saat ini. Hal ini dibuktikan dengan pemanfaatan media  komputer  game simulasi  pesawat  dalam sekolah  penerbangan  untuk  menghindari resiko kecelakaan dan lebih murah dibandingkan pengoperasian pesawat sebenarnya. Contoh lain dari penggunaan media pembelajaran berbasis komputer adalah pemanfaatan video animasi dalam menjelaskan siklus hidrosfer pada mata pelajaran geografi untuk menjelaskan siklus air yang sulit dipahami oleh siswa karena proses alam merupakan hal yang abstrak dan mustahil untuk diamati secara nyata. Tidak dapat dipungkiri keberadaan media pembelajaran berbasis komputer telah menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan saat ini.

Media berbasis komputer dalam pengembangan   media pembelajaran sering kali disebut dengan multimedia pembelajaran karena kemampuan media komputer dalam menyampaikan pesan melalui media visual, media audio, text baik berupa rekaman atau berupa media siaran. Pengembangan multimedia pembelajaran sebagai sarana penyampai pesan sesuai pendapat R.Rahardjo Media itu merupakan wahana penyalur pesan atau informasi belajar(dalam Miarso, 1984:47). Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih pemanfaatan komputer sebagai media pembelajaran menjadi elemen penting dalam kegiatan belajar mengajar pada saat ini karena media ini dapat memuat lebih banyak materi, dapat melibatkan dua atau lebih obje seperti gambar, teks, suara, video, foto, dan keunggulan lain dari media ini adalah mampu berinteraksi dengan penggunanya (multimedia interaktif ), serta dapat mengemas materi menjadi lebih menarik.
Pengembangan media berbasis komputememaksimalkan peran medigambar, suara, dan media interaktif. Mengacu pada teori Edgar Dale (dalam Latuheru, 1988:16) yang terkenal  dengan    Kerucut  Pengalaman  (Cone  of  experience)  bahwa  pengalamabelajar seseorang,  75% diperoleh melalui indera lihat (mata), 13% melalui indera dengar (telinga), dan selebihnya melalui indera lain. Dengan penggunaan media pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam kondisi individu siswa yang berbeda dalam kemampuan mengolah pesan secara verbal,visual dan teks.
Penggunaan media pembelajaran sangat penting sebagai alat penyampai pesan, hendaknypengembangan media  pembelajara disesuaikan dengan karakteristik materi, dengan kondisi dan kebutuhan dalam proses pembelajaran di Sekolah. Menurut Wilkinson (dalam Vajry, 2009) bahwa terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih maupumenggunakan sebuah  medipembelajaran, yakni    tujuan  media,  ketepatgunaan, keadaan peserta didik, ketersediaan dan biaya. Tujuan media yang dipilih hendaknya menunjang tujuan pembelajaran yang dirumuskan. Ketepatgunaan dalam pemilihan media pembelajaran adalah penyesuaian karakter materi dengan media pembelajaran yang ditampilkan. Jika materi adalah bagian-bagian yang penting dari benda, maka gambar seperti bagan dan slide dapat digunakan. Apabila yang dipelajari adalah aspek-aspek yang menyangkut  gerak,  maka  media  film atau video akan lebih tepat. Pengembangan  media pembelajaran  hendakny sesuai  dengan   karakteristik  siswa sesua dengan  pendapat Wilkinson (dalam Vajry, 2009) menyatakan bahwa penggunaan bahan-bahan yang bervariasi menghasilkan dan meningkatkan pencapain akademik. Media akan efektif digunakan apabila tidak tergantung dari bedinterindividual antara  siswa. Ketersediaan suatu media dinilai sangat tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran,  media tersebut tidak dapat digunakan jika tidak tersedia peralatan. Menurut wilkinson, media merupakan alat mengajar dan belajar, peralatan tersebut harus tersedia ketika dibutuhkan untuk memenuhi keperluan siswa dan guru. Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh dan menggunakan media, hendaknya benar- benar seimbang dengan hasil-hasil yang akan dicapai.
Denga pendapat  Wilkinson   tersebut   kita   dapat   menarik   kesimpula bahwa
penggunaan media hendaknya disesuaikan dengan keadaan individu siswa yang  beragam dan disesuaikan   dengan   kondisi  instrumen pendukung   dalam   kelas.   Pemanfaatan   media komputer sebagai penyampai pesan dalam proses belajar mengajar realistis dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar saat ini mengingat komputer sebagai instrument utama dalam penyampaian pesan dan LCD proyektor untuk menampilkan medidalam proses belajar mengajar  telah dimiliki sebagian besar sekolah saat ini.
Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan pengembangan media berbasis komputer sebagai media penyalur pesan adalah ter-dapat perbedaan kopetensi guru dalam penggunaan media komputer. Untuk meng-antisipasi hal ini perlu dirancang produk media pembelajaran berbasis komputer yang mudah digunakan tetapi tetap menarik dalam penyampaian pesan pembelajaran.
Untuk mencapai tujuan penggunaan media, secara konsep perlu diamati lebih mendalam tentang karakteristik materi secara umum sehingga dalam pemilihan media dan pengembangan media pembelajaran  lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan. Regeluth dan Merrill (1979)   menganalisis isi bidang studi menjadi 4 konstruk isi bidang studi (dalam Sunardi, 2010) yaitu: fakta, konsep, prinsip dan prosedur. Fakta adalah asosiasi satu ke satu antara obyek, peristiwa, atau simbol yang ada, atau mungkin ada, di dalam lingkungan riil atau imajinasi. Konsep adalah sekelompok obyek, peristiwa atau simbol yang memiliki karakteristik umum yang sama dan yang diidentifikasi dengan nama yang sama, misal konsep tentang binatang. Prinsip adalah hubungan sebab akibat antara konsep-konsep misalnya prinsip penawaran dan permintaan dalam ekonomi. Prosedur  urutan langkah-langkah untuk mencapai tujuan, pemecahan masalah tertentu, atau membuat sesuatu, misalnya prosedur penelitian.
SMK Muhammadiyah 2 Kediri dipilih sebagai tempat penelitian karena sekolah menegah  kejuruan  ini  mengalami  perkembangan  pesat  setelah  penerapan  pemanfaatan teknologi berbasis komputer. Hal ini diimbangi dengan peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer dan penambahan jumlah perangkat penyampaian materi pembelajaran berbasis komputer. Dapat disadari karena SMK Muhammadiyah 2 Kediri merupakan salah satu SMK swasta Kediri yang terkenal dengan kualitas pendidikan berbasis teknologi komputer khususnya pada jurusan teknik komputer jaringan di kota Kediri.
Dari observasi peneliti di sekolah ini sebelumnya diperoleh informasi pemanfaatan medipembelajaran berbasis komputetelah digunakan dalam penyampaian materi pada matapelajaran Seni Budaya. Media ini dinilai lebih efektif dalam penayangan gambar, media ini juga efisien dan dapat menayangkan gambar dalam ukuran besar. Hal yang menjadi fokus dalam penelitiaini  adalaBagaimanakapemilihajenis  media  pembelajaran  berbasis komputer yang sesuai dengan kebutuhan dan apasajakah pengaruh pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer ini bagi siswa?
METODE PENELITIAN

Penelitian ini mendeskripsikan tentang  pemanfaatamedia pembelajaran berbasis komputer pada matapelajaran seni budaya kelas X semester ganjil di SMK muhammadiyah 2 Kediri ditinjau dari penggunaan jenis media berbasis komputer, pemanfaatan fungsi media sesuai karakteristik bahan ajar dan berdasarkan   metode pembelajaran yang digukan oleh Guru dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, maksudnya peneliti berusaha memaparkan tentang keadaan kegiatan dari jenis media pembelajaran berbasis komputer dan pemanfaatan media pembelajaran tersebut, sehingga akan jelas dari proses kegiatan subjek tersebut.
Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesa tertentu, melainkan menggambarkan adanya gejala atau keadaan tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sifat studi analisis. Penelitian deskriptif adalah menentukan atau menafsirkan data yang ada seperti tentang situasi yang dialami satu hubungan, kegiatan, pandangan, sikap yang nampak, atau tentang sifat suatu proses yang sedanbelangsung, pengaruh yang sedang bekerja, kelainan yang sedang muncul, kecenderungan yang nampak, pertentangan yang sedang meruncing dan sebagainya (Winarno, 1983: 134).
Penelitian deskriptif yang dilakukan ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi tentang Pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer pada matapelajaran seni budaya materi apresiasi seni rupa kelas X semester ganjil SMK Muhammadiyah 2 Kediri  pada saat penelitian dilakukan.
Sebelum berada dilapangan, peneliti melakukan hal-hal sebagai berikut: mencari permasalahan penelitiamelalui bahan-bahan tertulis,  menentukan fokus penelitan, melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing, menyusun proposal penelitian, mempersiapkan instrumen penelitian atau alat perekam data, mempersiapkan surat izin penelitian dan perlengkapan lain-lain, seperti alat tulis.
Tahap  ini  merupakan  tahap  sesungguhnya  selama  berada  dlapangan. Kegiatan yang dilakukan pada tahap  ini adalah; eksplorasi umum dan inti fokus penelitian, mengumpulkan data berkonsultasi dengan pembimbing.
Tahap akhir dari penelitian ini adalah penyusunan laporan penelitian. Pada tahap inilah disusun laporan hasil temuan penelitian yang dilaksanakan termasuk didalamnya  pembahasan  hasil  penelitian.  Setelah  itu  dilakukan  proses  revisi dan penjilidan serta pengesahan.
PEMBAHASAN DAN ANALISA DATA

Gambaran Jenis Dan Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Komputer.


Media pembelajaran berbasis komputer yang digunakan dalam penyampaian materi seni budaya kelas X semester ganjil di SMK Muhammadiyah 2 Kediri merupakan media pembelajaran dengan karakter media pembelajaran seni dan mempunyai kemampuan teknis media pembelajaran berbasis komputer.   Jenis tampilan dan kemampuan media pembelajaran berbasis komputer disesuaikan dengan metode dan karakter materi. Masing-masing media pembelajaran berbasis komputer memiliki kemampuan teknis fiksatif dan distributive yang sama tetapi memiliki kemampuan manipulative yang berbeda karena aplikasi yang digunakan dalam penyampaian   media   tersebut   berbeda.   Kemampuan   manipulative   cenderung membantu penyampaian materi secara praktis sedangkan konsep media pembelajaran seni cenderung disesuaikan dengan karakter materi

Analisis Domain


Pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer memanfaatkan kemampuan manipulative dan fungsi media pembelajaran. Pemanfaatan kemampuan manipulative media pembelajaran  tersebut disesuaikan dengan metode dan karakter materi  pendidikan  seni.     Sedangkan  pemanfaatan  media  pembelajaran  berbasis komputer dalam mengkondisikan kelas memanfaatkan fungsi media pembelajaran berbasis komputer dalam menyampaikan materi.

Dari dua  analisis  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa  pemanfaatan  media pembelajaran berbasis komputer pada matapelajaran seni budaya kelas X di SMK Muhammadiyah    2    Kediri    Memanfaatkan    kemapuan    manipulative    media pembelajaran berbasis komputer dalam penyesuaian media pembelajaran terhadap metode pembelajaran dan karakter materi pendidikan seni. Sedangkan pemanfaatan fungsi  media  pembelajaran  berbasis  komputer  merupakan  pemanfaatan  media pembelajaran dalam mengkondisikan kelas dengan karakter siswa yang negative. Kesimpulan
1)  Bahwa  jenis  media  pembelajaran  berbasis  komputer  pada  matapelajaraseni budaya kelas X semester gajil di SMK Muhammadiyah 2 Kediri merupakan penyesuaian kemampuan manipulative media pembelajaran dengan metode pembelajaran dan karakter materi pendidikan seni.

2) Pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer pada matapelajaran seni budaya  kelas  X  di SMK  Muhammadiyah  2  Kediri  Memanfaatkan kemapuan manipulative media pembelajaran berbasis komputer dalam penyesuaian media pembelajaran terhadap metode pembelajaran dan karakter materi pendidikan seni. Sedangkan pemanfaatan fungsi    media pembelajaran berbasis komputer merupakan  pemanfaatan  media  pembelajaran  dalam  mengkondisikan dengan karakter siswa yang negative


DAFTAR RUJUKAN

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arsyad, Azhar. 2006. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada Hapitiw, Emanuel. 2009. Belajar Pembelajaran. Malang: Universitas Negeri Malang Henri&Eka. 2008. Panduan Praktikum Multimedia. Malang: Universitas Negeri
Malang

Latuheru, John. 1988. Media Pembelajaran: Dalam Proses Belajar Mengajar Masa
Kini. Jakarta: P2LPTK.

Miarso, Yusufhadi dkk. 1986. Teknologi Komunikasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali

Moleong, Lexi. J. 1995. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda
Karya.

Ratnawati, ike. 2008. Penerapan Compact Disk Ganeca Multimedia untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Geografi Siswa Kelas X di SMAN Negeri 1 Banyuwangi. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Universitas Negeri Malang

Saukah, Ali, Sukarnyana, & Guntur. 2000. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Malang: UM Press

Sobandi, Bandi. 2008. Model Pembelajaran Kritik dan Apresiasi Seni Rupa.
Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Soemanto, Wasti.1983. Psikologi Pendidikan. Malang: Renika Cipta

Sugiono. 2004. Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sulton, M. 2005. Pengembangan Multimedia Pembelajaran untuk Mata Pelajaran Geografi SMU Kelas 1 untuk Topik Hidrosfer. Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang: Jurusan Pendidikan Geografi FMIPA UM

Sumanto. 2008.2008. Pembelajaran Seni Rupa di PGSD. Malang: Universitas Negeri
Malang

Supardi. 2009. Forum Diskusi Media Pembelajaran (Online). (Sumber:
http:/www.blogspot/Supardi.com. diakses 03-02-2011

Vajry. 2009. Forum Diskusi Media Pembelajaran (Online).(Sumber:
http:/www.blogspot/Vajry.com. diakses 03-02-2011

Yusuf, M. Pawit. 1990. Komunikasi Pendidikan Dan Komunikasi Instruksional. Bandung: Remaja Rosdakarya


Sumber : jurnal-online.um.ac.id/.../artikel/artikel9A5F57F9500C636FD0BF597A9.